Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 19 November 2011
Tanda Anak Cerdas
Banyak ibu dan ayah menganggap anak mereka pintar, tapi kebanyakan anak hanya jenius di mata orangtua mereka. Namun, beberapa anak sebenarnya dicap sebagai yang pintar. Apakah anak anda adalah salah satunya? Ada beberapa pedoman perkembangan yang sering mengindikasikan kepintaran anak. Berikut ini ada sepuluh tanda anak pintar.
1. Mempertahankan Informasi: Istilah "masuk telinga kiri keluar telinga kanan" nampaknya berlaku bagi kebanyakan anak. Akan tetapi anak yang pintar benar-benar mempertahankan berbagai informasi dan mampu mengingatnya di lain waktu. Sebuah contoh dari National Association of Gifted Children (NAGC) ialah: "Seorang anak berusia enam tahun kembali dari perjalanan museum ruang angkasa dan mereproduksi kembali secara akurat gambar roket ruang angkasa yang telah dilihatnya.
2. Memiliki Ketertarikan Luas: Anak pintar menampilkan minat dalam berbagai topik. Mereka mungkin suka dengan dinosaurus dalam satu bulan, ruang angkasa bulan berikutnya, dan seterusnya.
3. Menulis dan Membaca Lebih Awal: Jika anak anda adalah seseorang yang pintar, dia mungkin dapat membaca dan menulis sangat dini dan tanpa pengajaran formal.
4. Berbakat di Bidang Musik atau Seni: Anak yang menampilkan bakat luar biasa untuk musik dan seni sering dianggap pintar. Anak yang dapat menggambar, bernyanyi dengan sempurna, atau menampilkan bentuk persepsi seni yang tinggi lainnya biasanya masuk dalam kategori anak pintar.
5. Menunjukkan Waktu Konsentrasi Intens: Anak tidak begitu identik dengan rentang perhatian yang panjang, tapi anak pintar mampu memiliki waktu lebih konsentrasi intens.
6. Memiliki Ingatan Baik: Beberapa anak pintar mampu mengingat hal-hal sewaktu mereka lebih kecil. Misalnya, anak berumur dua tahun mungkin ingat dan membawa kembali kejadian ketika dia berusia 18 bulan.
7. Memiliki Kosakata Tinggi: Seorang anak yang terlalu dini untuk berbicara bukan saja merupakan tanda kepintaran, tapi jika anak anda berbicara menggunakan kosakata yang lebih maju dan kalimat-kalimat, maka dia mungkin memang sepintar yang anda bayangkan. Menurut NAGC, "Anak pada usia dua tahun membuat kalimat seperti: 'Ada anjing.' Anak dua tahun yang pintar mungkin akan berkata, 'Ada seekor anjing di belakang rumah dan ia mengendus bunga.'"
8. Memperhatikan Detil: Anak pintar memiliki mata tajam untuk detil. Anak yang lebih tua mungkin ingin tahu rincian spesifik tentang bagaimana segala sesuatu bekerja, sedangkan anak yang lebih muda akan dapat menaruh kembali mainan persis di mana ia mendapatkannya atau memperhatikan jika sesuatu telah dipindahkan dari tempat biasa.
9. Bertindak sebagai Kritikus Sendiri: Pada umumnya anak tidak terlalu khawatir tentang diri mereka sendiri atau orang lain, kecuali teman mereka memiliki sesuatu yang mereka inginkan. Sebaliknya, anak pintar prihatin dengan orang lain, tapi yang paling penting diri mereka sendiri.
10. Memahami Konsep Kompleks: Anak yang sangat pintar memiliki kemampuan untuk memahami konsep yang kompleks, memahami hubungan, dan berpikir abstrak. Mereka mampu memahami masalah secara mendalam dan berpikir tentang solusi.
Kedisiplinan Belajar
Bagi siswa, kegiatan yang paling pokok adalah belajar. Belajar adalah merupakan bagian dari rangkaian kegiatan pendidikan. Prestasi yang dicapai oleh seorang murid adalah hasil dari belajar. Oleh karena itu ketekunan atau kedisiplinan belajar bagi siswa perlu ditanamkan.
1. Pengertian Disiplin
Menurut Soeganda Poerbakawatja disiplin belajar adalah “Suatu tingkat tata tertib tertentu untuk mencapai kondisi yang baik guna memenuhi fungsi pendidikan”. (Soegarda Poerbakawatja, 2000: 151).
Otong Sutrisno berpendapat “Disiplin dalam ketaatan terhadap peraturan dan norma-norma yang berlaku dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dam bernegara yang dilaksanakan secara sadar, ikhlas, lahir dan batin sehingga tumbuh rasa malu untuk melanggar peraturan dan terkena sangsi serta rasa takut terhadap Tuhan Yang Maha Esa”. (Otong Sutrisno, 1987: 97).
Jadi kedisiplinan atau ketekunan sangat menekankan pada ketaatan melaksanakan aturan-aturan yang ada. Dengan ketekunan seorang siswa akan dapat meraih apa yang diharapkan, utamanya adalah dalam belajar, yakni akan memperoleh prestasi yang baik.
2. Ciri-ciri anak yang tekun dalam belajar
Anak yang tekun dalam belajar, maka ia akan mampu menerima, menanggapi serta memahami hal-hal yang disampaikan oleh gurunya. Dalam hal ini penulis akan menyebutkan hal-hal yang perlu diusahakan oleh siswa dalam belajarnya.
a. Memperhatikan dan mendengarkan keterangan guru
b. Rajin mencatat hal-hal yang penting
c. Rajin mengikuti pelajaran
d. Mau mengadakan latihan soal
e. Membuat tanda khusus atau menggarisbawahi pada hal-hal yang penting
f. Membuat ringkasan atau rangkuman
g. Menghafal rumus-rumus
h. Memilih buku-buku yang lengkap
i. Mau bertanya pada bab yang belum jelas
j. Membaca atau mengulang kembali bahan pelajaran
k. Mengerjakan tugas-tugas dari guru
l. Menaati peraturan yang ada di sekolah
Anak yang tekun dalam belajar, ia akan menggunakan waktu dengan sebaik-baiknya. Ia juga tidak merelakan waktunya hilang dan berlalu dengan sia-sia. Menurut Edward de Bono dalam bukunya pelajaran berpikir De Bono Belian menyatakan: banyak alasan di belakang penggunaan disiplin waktu ini. Pertama, disiplin waktu membuat berpikir lebih hati-hati dan lebih terpusat. Pemikir menghidupkan pikirannya dan menerapkannya, pemikir langsung berpusat pada pekerjaannya (Edward de Bono, 1990: 180).
Abu Ahmadi menjelaskan bahwa “kebiasaan belajar yang baik, disiplin diri, harus sepagi mungkin kita tanamkan, karena kedua hal ini secara mutlak harus dimiliki oleh anak-anak kita (Abu Ahmadi : 2005: 136)”
Jadi belajar untuk mendapatkan hasil yang baik sesuai dengan yang diharapkan mutlak memerlukan ketekunan. Semakin sering membaca, maka apa yang diingat semakin bertambah. Latihan-latihan yang dilakukan akan membatu memperoleh pengalaman yang baru sehingga akan bertambah pengalaman.
Pengertian Internet
Internet sebenarnya mempunyai banyak pengertian, salah satu dari pengertian tersebut adalah jaringan yang terdiri dari jutaan komputer dan server yang memanfaatkan jaringan telepon untuk membawa informasi dari satu tempat ke tempat yang lain, (MBR Consulting, 1995). Jadi dengan adanya internet memungkinkan seorang mahasiswa dengan dosennya dapat berkomunikasi tanpa harus bertatap muka, dan seorang presiden dari bumi belahan timur tidak harus pergi kebumi belahan barat hanya untuk melakukan meeting dengan presiden dibumi belahan barat. Dan karena hal inilah internet disebut sebagai media super jaringan (supernetwork). Didalam melaksanakan fungsinya sebuah komputer harus mempunyai sebuah modem (modulator demodulator), modem inilah yang nantinya menghubungkan komputer melalui telepon atau alat komunkasi lainnya dengan modem lain yang terhubung dengan suatu jaringan lokal (LAN), dan fungsi modem itu sendiri adalah mengubah sinyal digital menjadi sinyal analog ataupun sebaliknya sehingga dapat melalui saluran telepon. Host (LAN) meneruskan ke router, Router adalah perangkat yang menghubungkan sejumlah (LAN) dan meneliti sebuah permintaan yang diterimanya untuk menentukan kebagian mana permintaan itu ditujukan.
Berdasarkan hubungan-hubungan yang tersedia dan situasi lalu lintas di bagian lain dari internet router akan menentukan rute yang terbaik untuk menentukan sebuah permintaan agar dapat dengan cepat sampai tujuannya.Dan yang awal berupa (LAN) sekarang telah berkembang menjadi (WAN) Wide Area Network yang melayani daerah yang lebih luas.
Untuk menghubungkan sebuah Host (komputer yang dimasukkan kesebuah jaringan) diperlukan yang namanya provider, provider ini menghubungkan antara pengguna internet satu dengan lesead line atau dial up, provider itu sendiri merupakan perusahaan jasa sebut saja ISP (Internet Service Provider). Dan menurut data yang ada di APJII (Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia) di Indonesia ada 46 perusahaan yang mendapat ijin sebagai penyedia jasa internet, namun hanya 35 ISP yang sampai saat ini masih aktif. Setelah semua perangkat tersedia maka dengan mudah seseorang akan memperoleh segala informasi yang di inginkan dan tentunya itu melalui internet.
Dengan adanya internet diharapkan nantinya pelaksanaan otonomi daerah yang banyak mengalami hambatan dapat di minimalkan, internet yang dapat ditempatkan sebagai sumber informasi dan media untuk mensosialisasikan otonomi daerah akan menjadi sarana yang tepat untuk melakukan lebih menyingkapi segala fenomena otonomi daerah tentunya dengan segala fasilitas atau sarana yang ada di internet.
Berdasarkan hubungan-hubungan yang tersedia dan situasi lalu lintas di bagian lain dari internet router akan menentukan rute yang terbaik untuk menentukan sebuah permintaan agar dapat dengan cepat sampai tujuannya.Dan yang awal berupa (LAN) sekarang telah berkembang menjadi (WAN) Wide Area Network yang melayani daerah yang lebih luas.
Untuk menghubungkan sebuah Host (komputer yang dimasukkan kesebuah jaringan) diperlukan yang namanya provider, provider ini menghubungkan antara pengguna internet satu dengan lesead line atau dial up, provider itu sendiri merupakan perusahaan jasa sebut saja ISP (Internet Service Provider). Dan menurut data yang ada di APJII (Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia) di Indonesia ada 46 perusahaan yang mendapat ijin sebagai penyedia jasa internet, namun hanya 35 ISP yang sampai saat ini masih aktif. Setelah semua perangkat tersedia maka dengan mudah seseorang akan memperoleh segala informasi yang di inginkan dan tentunya itu melalui internet.
Dengan adanya internet diharapkan nantinya pelaksanaan otonomi daerah yang banyak mengalami hambatan dapat di minimalkan, internet yang dapat ditempatkan sebagai sumber informasi dan media untuk mensosialisasikan otonomi daerah akan menjadi sarana yang tepat untuk melakukan lebih menyingkapi segala fenomena otonomi daerah tentunya dengan segala fasilitas atau sarana yang ada di internet.
Langganan:
Postingan (Atom)




